Berdiri pada
Tahun 1976 merupakan pemekaran dari Desa Telagasari, Pemerintahan
pertama dipimpin Bapak Lurah BASAR ( pejabat sementara ) dari tahun 1976
sampai dengan tahun 1978, Alhamdulillah berjalan mulus, beribukota
(pusat pemerintah Desa) di Kp. Cariumulya RT 007/003 (pusat pemerintahan
desa cariumulya sekarang). Dipimpin oleh seorang Kepala Desa hasil
pemilihan pada tahun 1978 yang bernama H. MOCH TASIM. Pemilihan Kepala
Desa pada saat itu berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1965
tentang Desa Praja (Lembaran Negara tahun 1965 Nomor 84, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 2779).
Dipilihnya pusat pemeritahan desa di Kp. Cariumulya RT 007/003
sebagaimana disebutkan diatas adalah berdasarkan aspek pertimbangan
letaknya yang strategis dari jangkauan/akses masyarakat ke kantor desa
karena lokasi ini dianggap berada ditengah-tengah wilyah desa, karena
seperti diketahui bahwa wilayah Desa Cariumulya pada saat itu mempunyai 3
(tiga) jalur wilayah pokok, yaitu wilayah barat (Desa Talagasari
sekarang). Wilayah tengah (Desa Cariumulya sekarang), dan wilayah timur
(desa Cilewo sekarang). Kantor Desa yang baru, sebagai pusat
pemerintahan pada saat itu dibangun pada tahun 1978 diatas tanah darat
seluas 3000 m² dari keluarga Bpk. SENIK sebagai warga masyarakat.
H. MOCH TASIM menjabat hingga akhir masa jabatannya yakni pada tahun
1988 dan pada tahun ini pula tercatat sejarah baru yakni dimekarkannya
Desa Telagasari menjadi Desa Cariumulya satu hal penting yang perlu
diingat disini bahwa wilayah Desa Cariumulya meliputi wilayah Desa
Talagamulya dan pada waktu itu Desa Talagamulya sekarang di
Pimpin oleh EMED HUMAEDI ( Pejabat sementara ).
Seperti diketahui bahwa Desa Cariumulya secara selisih merupakan
keturunan Desa Talagasari, maka dalam pemberian nama desa tidak membawa
peninggalkan ciri yang melekat pada desa induknya. Desa Cariumulya
berdiri sendiri yang diambil sebagai lambang kebanggaan masyarakat
secara turun temurun di wilayah ini. Menurut cerita dari masyarakat
bahwa nama CARIU diambil dari nama pohon yang ada kampung ini bernama
POHON CARIU dan MULYA tambahan dari masyarakat berarti TINGGI / LUHUR
(Tentang Kedudukan, Pangkat dan Martabat), CARIUMULYA entah sejak tahun
berapa, dan sejak itulah nama kampung ini bernama CARIUMULYA.